JAKARTA - Hasil survei terbaru menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto telah menyentuh angka yang sangat signifikan.
Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan bahwa perolehan angka kepuasan tersebut mencerminkan dukungan politik yang sangat solid bagi pemerintah saat ini.
Berdasarkan data yang dirilis pada Minggu 8 Februari 2026 tingkat kepuasan atau approval rating terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo secara nasional berada di angka 79,9 persen.
Angka tersebut diperoleh dari akumulasi responden yang menyatakan sangat puas dan cukup puas terhadap berbagai langkah kebijakan yang telah diambil oleh pihak pemerintah pusat.
Survei nasional ini dilakukan pada periode 15 Januari 2026 sampai 21 Januari 2026 dengan melibatkan sebanyak 1.220 responden yang tersebar di seluruh wilayah provinsi Indonesia.
Hasil ini menunjukkan bahwa fase awal pemerintahan Presiden Prabowo mendapatkan legitimasi yang sangat kuat dibandingkan dengan capaian awal periode kepemimpinan para presiden Indonesia sebelumnya.
Faktor Utama Pendorong Tingkat Kepuasan Masyarakat
Burhanuddin menjelaskan bahwa tingginya angka kepuasan ini tidak lepas dari persepsi publik terhadap keberanian pemerintah dalam melakukan langkah-langkah strategis di sektor hukum dan ekonomi.
Pemberantasan korupsi menjadi alasan paling dominan bagi masyarakat dalam memberikan rapor positif bagi kinerja kabinet merah putih di mata para responden survei tersebut.
Selain itu perhatian besar pemerintah terhadap rakyat kecil melalui berbagai program bantuan sosial juga memberikan kontribusi besar terhadap stabilitas tingkat kepuasan publik secara umum.
Program-program unggulan seperti peningkatan gizi masyarakat dan stabilitas harga kebutuhan pokok dinilai telah mulai memberikan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.
Perbandingan Dengan Capaian Approval Rating Pendahulu
Jika dibandingkan dengan data historis maka pencapaian angka hampir 80 persen ini merupakan salah satu rekor tertinggi bagi seorang kepala negara di awal masa jabatannya.
Tingkat kepuasan ini bahkan melampaui tren awal masa pemerintahan Presiden Joko Widodo maupun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada saat pertama kali mereka menjabat sebagai presiden.
Fenomena ini sering disebut sebagai masa bulan madu politik yang panjang karena masyarakat masih memiliki harapan dan kepercayaan yang sangat besar terhadap visi kepemimpinan Prabowo.
Meskipun demikian tantangan besar tetap menanti pemerintah untuk mempertahankan angka kepuasan ini agar tidak mengalami penurunan seiring dengan berjalannya waktu dan dinamika politik mendatang.
Pemerintah diharapkan terus konsisten dalam menjalankan janji-janji kampanye agar kepercayaan publik yang sangat besar ini dapat dikelola menjadi energi positif bagi pembangunan nasional.
Kepercayaan Terhadap Lembaga Negara Dan Kepresidenan
Selain kinerja pribadi presiden survei ini juga memotret tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepresidenan sebagai lembaga negara yang memiliki peran sentral dalam sistem pemerintahan.
Lembaga kepresidenan tercatat memiliki tingkat kepercayaan publik mencapai 91 persen yang menunjukkan bahwa marwah institusi tertinggi negara masih sangat terjaga di mata rakyat.
Angka ini bersinergi dengan kepercayaan publik terhadap TNI yang juga berada pada level sangat tinggi sehingga menciptakan rasa aman dan stabil di tengah masyarakat luas.
Koordinasi yang harmonis antara pemimpin negara dengan lembaga-lembaga pertahanan dan keamanan nasional menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah serta iklim investasi domestik.
Publik menilai bahwa stabilitas keamanan merupakan syarat mutlak agar program-program pembangunan ekonomi dapat berjalan sesuai dengan rencana strategis yang telah disusun oleh tim kabinet.
Tantangan Dan Area Perbaikan Bagi Pemerintah
Walaupun mendapatkan nilai yang memuaskan terdapat sekitar 19,2 persen responden yang menyatakan kurang puas atau tidak puas terhadap kinerja pemerintah dalam beberapa aspek tertentu.
Beberapa isu yang menjadi sorotan antara lain adalah masalah ketersediaan lapangan kerja serta upaya penanganan ketimpangan ekonomi di wilayah-wilayah pelosok yang masih memerlukan perhatian ekstra.
Masyarakat di wilayah Jakarta tercatat memiliki tingkat kepuasan yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan wilayah lain seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, maupun luar Pulau Jawa.
Hal ini memberikan sinyal bagi pemerintah untuk lebih intensif dalam melakukan pendekatan kebijakan yang lebih inklusif terutama bagi kelompok masyarakat perkotaan yang sangat kritis.
Faktor ekonomi makro seperti inflasi dan daya beli juga tetap menjadi variabel krusial yang harus dipantau ketat agar tidak menggerus tingkat kepuasan publik di masa depan.
Proyeksi Stabilitas Politik Dan Kinerja Masa Depan
Hasil survei dari Indikator Politik Indonesia ini menjadi modal berharga bagi Presiden Prabowo untuk terus melangkah dalam melakukan reformasi birokrasi dan penguatan kedaulatan pangan nasional.
Legitimasi rakyat yang kuat akan memudahkan pemerintah dalam mengambil keputusan-keputusan sulit yang bersifat jangka panjang demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia di panggung dunia.
Dukungan publik yang masif ini diharapkan dapat ditransformasikan menjadi kerja nyata yang mampu meningkatkan standar hidup seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai dengan Merauke.
Para analis politik berpendapat bahwa selama pemerintah tetap fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat maka tingkat approval rating diprediksi akan tetap berada pada level aman.
Keterbukaan pemerintah dalam menerima masukan serta kritik dari masyarakat juga menjadi poin penting yang akan terus dinilai oleh publik dalam mengevaluasi kinerja pemerintah ke depan.
Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan margin of error sebesar 2,9 persen untuk memastikan akurasi data yang dihasilkan.
Keberhasilan Presiden Prabowo dalam menjaga kepercayaan hampir 80 persen rakyat Indonesia merupakan prestasi politik yang luar biasa dalam sejarah perjalanan demokrasi modern di tanah air saat ini.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga sempat memberikan tanggapan positif atas hasil survei ini dan menyatakan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras memenuhi harapan masyarakat.
Langkah responsif pemerintah terhadap berbagai persoalan bangsa terbukti telah membuahkan hasil berupa apresiasi yang sangat tinggi dari masyarakat melalui survei independen yang kredibel ini.