Garuda Indonesia Inovasi Avtur Hijau dari Minyak Jelantah

Jumat, 29 Agustus 2025 | 12:06:41 WIB
Garuda Indonesia Inovasi Avtur Hijau dari Minyak Jelantah

JAKARTA - Industri penerbangan Indonesia tengah bergerak menuju inovasi yang lebih hijau. PT Garuda Indonesia dikabarkan berencana memanfaatkan bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang dibuat dari minyak jelantah. Inisiatif ini menunjukkan upaya maskapai nasional dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi sektor penerbangan.

Komunikasi antara Garuda Indonesia dan pihak Pertamina telah berlangsung untuk menindaklanjuti rencana penggunaan SAF ini. Komisaris Utama Pertamina menyatakan bahwa langkah tersebut sejalan dengan kesuksesan uji coba penerbangan Pelita Air yang sebelumnya menggunakan PertaminaSAF pada rute Jakarta-Denpasar. Uji coba tersebut menjadi bukti bahwa bahan bakar berbasis minyak jelantah dapat diterapkan secara praktis dan aman untuk operasional penerbangan komersial.

Pertamina sendiri telah mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung produksi avtur hijau ini. Saat ini, produksi PertaminaSAF dilakukan di Kilang Cilacap, dan rencananya akan diperluas ke fasilitas di Dumai dan Balongan. Langkah ini tidak hanya menambah kapasitas produksi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi udara.

Selain produksi, ketersediaan bahan baku menjadi fokus utama. Pertamina aktif menambah titik pengumpulan minyak jelantah di berbagai SPBU sebagai bahan baku SAF. Saat ini, sudah ada 35 SPBU yang difungsikan sebagai drop point, dan jumlah ini akan terus meningkat seiring kebutuhan avtur berkelanjutan yang diproyeksikan bertumbuh.

VP Corporate Communication Pertamina menekankan bahwa kebijakan pemerintah yang mendorong penggunaan SAF akan menjadi peluang strategis bagi Pertamina. Sebagai pemasok utama avtur di Indonesia, Pertamina dapat memanfaatkan regulasi ini untuk memperluas pangsa pasar bahan bakar berkelanjutan sekaligus mendukung target dekarbonisasi nasional.

Dengan langkah-langkah ini, sektor penerbangan Indonesia bergerak lebih dekat menuju praktik yang ramah lingkungan. Penggunaan SAF dari minyak jelantah diharapkan tidak hanya menekan emisi karbon, tetapi juga mendorong masyarakat dan industri untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan energi.

Inisiatif Garuda Indonesia menggunakan avtur hijau juga dapat menjadi contoh bagi maskapai lain di dalam negeri untuk mengikuti jejak serupa. Saat dunia penerbangan global menekankan pentingnya keberlanjutan, langkah ini menegaskan bahwa Indonesia mampu berinovasi dalam hal teknologi bahan bakar alternatif.

Penerapan SAF dari minyak jelantah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, BUMN, dan maskapai penerbangan. Dengan koordinasi yang baik, pengumpulan bahan baku, produksi, dan distribusi avtur hijau dapat berjalan efektif. Hal ini menjadi bukti bahwa inovasi ramah lingkungan tidak hanya mungkin, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dalam industri transportasi.

Di masa depan, penerapan avtur ramah lingkungan diyakini akan semakin meluas, tidak hanya untuk maskapai besar seperti Garuda Indonesia dan Pelita Air, tetapi juga untuk operator penerbangan regional. Pertumbuhan ini akan mendorong adopsi energi hijau yang lebih cepat sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta penerbangan global yang berkelanjutan.

Langkah Garuda Indonesia menggunakan SAF dari minyak jelantah menjadi tonggak penting dalam perjalanan sektor penerbangan Indonesia menuju dekarbonisasi. Selain manfaat lingkungan, penggunaan bahan bakar alternatif ini membuka peluang inovasi dan investasi di sektor energi baru, serta menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah minyak goreng.

Dengan berbagai persiapan dan dukungan infrastruktur, transformasi industri penerbangan Indonesia menuju penggunaan avtur berkelanjutan tampak semakin nyata. Garuda Indonesia, bersama Pertamina, menunjukkan bahwa masa depan penerbangan dapat lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan, sambil tetap menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.

Terkini

Honor X9c 5G: Baterai Jumbo & Kamera 108MP

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:33:27 WIB

Lava Ultra Play 5G: Layar Luas, Kamera Tajam

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:38:02 WIB

Realme 2 sampai 3 Jutaan: Smartphone Andal Dan Terjangkau

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:41:34 WIB

Advan G9 Pro: HP Tahan Lama Harga Terjangkau

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:46:12 WIB