KEMENAG

Bisnis Persiapan Ramadhan 1447 H Melalui Tausiyah DWP Kemenag Bengkulu

Bisnis Persiapan Ramadhan 1447 H Melalui Tausiyah DWP Kemenag Bengkulu
Bisnis Persiapan Ramadhan 1447 H Melalui Tausiyah DWP Kemenag Bengkulu

JAKARTA - Membangun kesiapan mental dan spiritual menjelang bulan suci bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan juga bagian dari penguatan nilai-nilai dalam organisasi. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu memahami betul pentingnya harmoni antara tugas organisasi dan kesiapan religi. Hal ini dibuktikan melalui gelaran pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan tausiyah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, bertempat di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Selasa .

Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus dan anggota DWP Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dengan penuh antusias dan khidmat. Sebagai organisasi yang menaungi para istri aparatur sipil negara, DWP Kemenag Bengkulu menjadikan pertemuan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan ruang untuk mempererat tali persaudaraan (silaturahmi). Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Mars Dharma Wanita Persatuan, serta doa bersama yang menambah suasana kekeluargaan di lingkungan Kanwil.

Pesan Keharmonisan dan Pentingnya Saling Memaafkan

Momentum pertemuan bulanan kali ini memiliki esensi yang berbeda karena berdekatan dengan bulan Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, sambutan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Ny. Nyimas Mariam Saefudin, disampaikan oleh PLT Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Ny. May Erdawati Hamdani. Melalui pidatonya, ditekankan bahwa kesucian hati adalah modal utama sebelum menjalankan ibadah puasa.

Dalam sambutannya mewakili Ketua DWP kanwil Kemenag Bengkulu, Ny. May mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadan, dan mengajak seluruh yang hadir untuk mensucikan hati dengan saling bermaafan. "Terimakasih untuk semua ibu-ibu yang sudah hadir, mewakili ketua saya mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadhan, dan sebelum memasuki Ramadhan mari kita saling bermaafan untuk mensucikan hati" ungkap Ny. May. Pesan ini menggarisbawahi bahwa efektivitas organisasi hanya bisa tercapai jika didasari oleh hati yang lapang dan hubungan antaranggota yang harmonis.

Penguatan Peran Aktif Anggota dalam Memperbaiki Kualitas Ibadah

Selain aspek emosional, pertemuan ini juga difokuskan pada penguatan fungsi internal DWP. Ny. May Erdawati juga menyampaikan pentingnya menjaga kekompakan dan peran aktif anggota Dharma Wanita Persatuan, serta menjadikan momentum menjelang Ramadhan sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas ibadah. Hal ini penting mengingat anggota DWP memiliki peran ganda sebagai penggerak di rumah tangga sekaligus pendukung kinerja suami di lingkungan Kementerian Agama.

Kekompakan yang dibina dalam pertemuan rutin diharapkan dapat bertransformasi menjadi energi positif dalam menjalankan kegiatan-kegiatan sosial selama Ramadhan nanti. Perbaikan diri yang dimaksud tidak hanya mencakup aspek personal, tetapi juga bagaimana para anggota dapat menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat sekitar dalam menjalankan nilai-nilai keislaman secara inklusif.

Lima Aspek Strategis Persiapan Ramadhan Menurut Ustadzah Mulyaningsih

Puncak dari kegiatan ini adalah pembekalan ilmu yang disampaikan oleh pakar guna memberikan panduan praktis bagi para anggota. Acara inti diisi dengan tausiyah oleh Ustadzah Mulyaningsih, yang menyampaikan materi tentang persiapan memasuki bulan suci Ramadhan, yang mencakup lima aspek utama, yaitu persiapan iman, persiapan anak, persiapan ilmu, persiapan harta, dan persiapan hati. Lima poin ini dianggap sebagai pilar utama agar Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan sebuah lompatan transformasi diri.

Melalui tausiyah tersebut, Ustadzah mengajak seluruh anggota DWP untuk menyambut Ramadhan dengan kesiapan lahir dan batin, memperkuat keimanan, membina keluarga, memperluas pemahaman keagamaan, mengelola harta secara bijak untuk ibadah dan kepedulian sosial, serta membersihkan hati dari sifat-sifat yang dapat mengurangi nilai ibadah. Penekanan pada "persiapan harta" diarahkan pada manajemen ekonomi rumah tangga yang bijak agar lebih fokus pada sedekah dan kepedulian sosial, sementara "persiapan anak" menjadi pengingat bagi para ibu untuk membimbing generasi muda mencintai bulan suci.

Harapan untuk Kontribusi Berkelanjutan DWP Kemenag Bengkulu

Penutupan kegiatan diwarnai dengan sesi diskusi dan ramah tamah yang hangat di antara para pengurus. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Struktur acara yang menggabungkan antara formalitas organisasi dan siraman rohani ini dinilai sangat efektif dalam menjaga keseimbangan psikologis anggota di tengah padatnya aktivitas menjelang bulan puasa.

Pertemuan bulanan ini diharapkan dapat terus menjadi wadah silaturahmi, pembinaan, dan penguatan peran Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung tugas dan fungsi Kementerian Agama. Dengan semangat baru yang didapatkan dari tausiyah tersebut, DWP Kanwil Kemenag Bengkulu berkomitmen untuk terus menjadi pilar pendukung yang solid, tidak hanya bagi keluarga besar Kemenag, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan karakter masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index