BMKG

BMKG Ingatkan Warga Jatim soal Hujan di Sejumlah Daerah

BMKG Ingatkan Warga Jatim soal Hujan di Sejumlah Daerah
BMKG Ingatkan Warga Jatim soal Hujan di Sejumlah Daerah

JAKARTA - Kondisi atmosfer di Jawa Timur menunjukkan dinamika yang cukup beragam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda menyampaikan bahwa meskipun sebagian besar wilayah akan diliputi cuaca cerah hingga berawan, potensi hujan ringan hingga sedang tetap perlu diantisipasi sepanjang hari.

BMKG menekankan bahwa cuaca yang tampak tenang sejak pagi bukan berarti tanpa risiko. Sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan ringan disertai kabut, sehingga masyarakat tetap perlu waspada terutama yang beraktivitas di luar ruangan. Perubahan cuaca juga dapat memengaruhi mobilitas, mulai dari pengguna jalan raya hingga nelayan di kawasan pesisir Jawa Timur.

Pagi hingga Siang Hari: Cerah Berawan Namun Waspada Hujan

Sejak pagi, prakiraan menunjukkan langit cerah hingga berawan. Namun, di beberapa titik terdapat peluang hujan ringan yang disertai kabut. Kondisi ini bisa berdampak pada jarak pandang, terutama di jalur transportasi darat.

Memasuki siang hingga sore hari, pola cuaca masih relatif sama, hanya saja intensitas hujan diperkirakan dapat meningkat dari ringan menjadi sedang. Fenomena ini patut diwaspadai, terutama di daerah rawan genangan atau kawasan dengan aktivitas padat.

Malam hingga Dini Hari: Relatif Tenang Tapi Ada Potensi Hujan

Saat malam menjelang, suasana langit Jawa Timur umumnya kembali cerah dan berawan. Meski demikian, potensi kabut dan hujan ringan tetap tercatat oleh BMKG. Pada dini hari, pola cuaca serupa masih bertahan dengan kondisi cerah berawan disertai peluang hujan ringan.

Fluktuasi kondisi atmosfer ini menunjukkan bahwa Jawa Timur masih berada dalam pola cuaca transisi. Masyarakat diimbau tetap memantau informasi terbaru dari BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas harian dengan lebih aman.

Suhu, Kelembapan, dan Angin

Dari sisi suhu, BMKG mencatat rentang udara di Jawa Timur berkisar antara 14 hingga 34 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan udara relatif tinggi, yakni antara 44 hingga 99 persen. Kombinasi ini menunjukkan cuaca cukup nyaman pada pagi hingga malam, namun bisa berubah cepat ketika hujan turun.

Angin bertiup dominan dari arah selatan hingga tenggara dengan kecepatan antara 5 hingga 35 kilometer per jam. Kecepatan angin ini berpotensi menambah dingin pada malam hari sekaligus memengaruhi kondisi laut di sekitar Jawa Timur.

Kondisi Laut: Nelayan Diminta Perhatikan Gelombang

Selain prakiraan daratan, BMKG Maritim Tanjung Perak juga memberikan gambaran mengenai kondisi laut di Jawa Timur. Di Laut Jawa bagian timur, cuaca diperkirakan cerah berawan dengan angin dominan dari tenggara. Kecepatan maksimum angin mencapai 26 knot atau sekitar 48 kilometer per jam, sementara gelombang laut berada pada kisaran 0,8 hingga 1,6 meter.

Kondisi serupa juga terlihat di Selat Madura. Cuaca relatif cerah berawan, namun kecepatan angin dari tenggara dapat mencapai 34 knot atau sekitar 63 kilometer per jam. Tinggi gelombang di kawasan ini diprakirakan berkisar antara 0,8 hingga 1,8 meter. Angka tersebut menandakan bahwa meskipun tergolong moderat, tetap ada potensi bahaya bagi kapal berukuran kecil.

Sementara itu, perairan selatan Jawa Timur diperkirakan lebih menantang. Cuaca cenderung berawan tebal dengan angin yang bertiup dari arah tenggara. Kecepatan angin maksimum mencapai 31 knot atau sekitar 57 kilometer per jam, sedangkan gelombang laut diperkirakan mencapai 1,3 hingga 3,5 meter. Nelayan dan operator kapal besar di kawasan ini diimbau meningkatkan kewaspadaan.

Imbauan untuk Masyarakat

Dengan beragam kondisi cuaca yang diperkirakan terjadi, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah. Bagi pengguna jalan darat, kehadiran kabut di pagi dan malam hari dapat mengurangi jarak pandang, sehingga penting untuk berkendara dengan hati-hati. Bagi masyarakat yang memiliki rencana perjalanan jauh, memantau prakiraan cuaca sebelum berangkat menjadi langkah bijak.

Sementara itu, bagi nelayan dan pelaku transportasi laut, informasi mengenai angin dan gelombang perlu menjadi pertimbangan utama sebelum berlayar. Meskipun sebagian perairan dalam kondisi relatif aman, gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Timur bisa menjadi tantangan besar.

Pentingnya Informasi Cuaca dalam Aktivitas Harian

Kondisi cuaca bukan hanya persoalan kenyamanan, tetapi juga berhubungan langsung dengan keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Mulai dari petani, nelayan, pekerja lapangan, hingga sektor transportasi darat maupun laut, semua sangat bergantung pada stabilitas cuaca.

Dengan informasi yang detail dari BMKG, masyarakat diharapkan dapat merencanakan aktivitas lebih matang. Misalnya, petani bisa menentukan waktu yang tepat untuk menanam atau memanen, nelayan dapat memilih waktu melaut yang lebih aman, sementara pengendara bisa menyesuaikan jam keberangkatan agar terhindar dari hujan deras.

Cuaca Jawa Timur dalam beberapa waktu ke depan diprediksi akan dinamis, dengan pola cerah berawan yang mendominasi namun disertai potensi hujan ringan hingga sedang. Suhu dan kelembapan udara yang cukup tinggi serta angin dari arah selatan hingga tenggara juga memengaruhi situasi, baik di daratan maupun di lautan.

Melalui informasi ini, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi perubahan kondisi atmosfer. Dengan kewaspadaan yang meningkat dan pemanfaatan informasi cuaca secara maksimal, risiko dapat diminimalkan, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan aman dan lancar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index