KAI Daop 8 Surabaya

Komitmen Tingkatkan Pelayanan, KAI Daop 8 Surabaya Perbarui Rangkaian Kereta Api Gajayana Dengan Eksekutif Stainless Steel New Generation

Komitmen Tingkatkan Pelayanan, KAI Daop 8 Surabaya Perbarui Rangkaian Kereta Api Gajayana Dengan Eksekutif Stainless Steel New Generation
Foto: KAI Daop 8 Surabaya

Surabaya, 9 Januari 2026 - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dengan melakukan penggantian sarana pada Kereta Api (KA) Gajayana.

Mulai Sabtu, 10 Januari 2026, KA Gajayana akan berganti sarana menggunakan rangkaian Eksekutif Stainless Steel New Generation yang menawarkan kenyamanan dan tampilan yang lebih modern.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa mengawali awal tahun 2026 yang menggembirakan ini, KAI Daop 8 Surabaya akan melakukan peningkatan pelayanan dengan melakukan penggantian sarana KA Gajayana menggunakan rangkaian Eksekutif Stainless Steel New Generation.

Pembaruan sarana yang akan dilakukan mulai Sabtu, 10 Januari 2026 ini merupakan bagian dari transformasi layanan KAI Daop 8 Surabaya untuk memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik, aman, nyaman, dan berkelas bagi pelanggan, khususnya pada layanan kereta api kelas eksekutif.

Rangkaian Eksekutif Stainless Steel New Generation pada KA Gajayanan ini memiliki berbagai keunggulan dibandingkan sarana sebelumnya, antara lain desain interior yang lebih modern, bodi stainless steel yang lebih kuat dan ramah lingkungan, dan menggunakan bogie tipe K10 yang memberikan stabilitas perjalanan optimal.

Rangkaian baru ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan, seperti kursi ergonomis dengan ruang kaki lebih luas, footrest individual, setiap kursi dilengkapi dengan fasilitas pengisian daya ganda berupa stop kontak dan port USB, serta sistem pencahayaan yang lebih nyaman dilengkapi mode malam (night mode) yang bertujuan meredupkan lampu utama dan hanya menyisakan lampu koridor lantai untuk memberikan suasana temaram agar penumpang bisa beristirahat dengan nyaman pada malam hari.

Disamping itu pada rangkaian ini juga dilengkapi sistem Passenger Information Display System (PIDS) yang menampilkan informasi perjalanan secara real-time, pintu otomatis elektrik dengan teknologi peredam suara juga memberikan suasana kabin yang lebih tenang, serta sambungan antargerbong pun sudah mengadopsi sistem corrugated bellows yang lebih stabil dan minim getaran.

KA Gajayana sendiri merupakan salah satu kereta api favorit pelanggan dengan relasi Stasiun Malang – Stasiun Gambir (PP) yang dikenal akan kenyamanan dan ketepatan waktunya. Untuk jadwal keberangkatan dari Stasiun Malang yakni pukul 14.55 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 03.05 WIB. Sementara itu untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir yakni pukul 18.50 WIB, dan tiba di Stasiun Malang pukul 07.06 WIB.

KA Gajayana ini memiliki stamformasi 1 Kereta Luxury + 8 Kereta Eksekutif Stainless Steel New Generation + 1 Kereta Makan + 1 Pembangkit, dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 426 tempat duduk.

Selama tahun 2025, KA Gajayani ini telah melayani 173.985 pelanggan. Sementara itu pada periode 1 Januari hingga 7 Januari tahun 2026, KA Gajayana telah melayani 5.115 pelanggan.

Dengan pembaruan sarana ini diharapkan tingkat kepuasan pelanggan semakin meningkat, serta mampu memberikan nilai tambah bagi layanan angkutan kereta api jarak jauh. Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan guna mendukung mobilitas masyarakat secara berkelanjutan terutama untuk keberangkatan dari Stasiun Malang.

“Pelanggan dapat dengan mudah melakukan pemesanan tiket KA Gajayana melalui aplikasi Access by KAI maupun situs resmi booking.kai.id untuk merasakan langsung pengalaman baru dalam bepergian yang lebih nyaman dan modern bersama KAI,” tutup Mahendro.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index