JAKARTA - Permukaan kulit yang tampak berlekuk seperti kulit jeruk kerap membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri.
Kondisi inilah yang dikenal sebagai selulit, masalah kulit yang umum muncul di area paha, pinggul, perut, hingga lengan. Meski sering dianggap sebagai gangguan estetika semata, selulit sebenarnya bukanlah kondisi berbahaya dan bisa dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia maupun berat badan.
Selulit terbentuk ketika jaringan lemak di bawah kulit mendorong jaringan ikat, sehingga menciptakan tampilan bergelombang di permukaan kulit. Faktor genetik, hormon, gaya hidup, serta struktur jaringan kulit turut berperan dalam kemunculannya. Karena itu, tidak sedikit orang yang sudah menjaga berat badan tetap ideal, tetapi tetap mengalami selulit.
Walaupun tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membantu menyamarkan dan mengurangi tampilan selulit secara bertahap. Dengan pendekatan yang konsisten dan aman, kondisi kulit dapat terlihat lebih halus dan kencang. Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa cara mengurangi selulit pada kulit yang dapat Anda coba.
1. Olahraga
Olahraga rutin menjadi salah satu cara utama untuk membantu mengurangi tampilan selulit. Aktivitas fisik yang menargetkan tubuh bagian bawah, terutama paha dan bokong, terbukti efektif membantu mengencangkan otot dan menyamarkan selulit.
Latihan aerobik seperti berjalan cepat, jogging, atau bersepeda dapat membantu membakar lemak, sementara latihan kekuatan membantu membentuk dan mengencangkan otot. Para ahli menyarankan kombinasi kardio setiap hari dengan latihan kekuatan dua hingga tiga kali seminggu. Latihan seperti squat, angkat kaki samping, latihan perut, dan leg press dapat difokuskan pada area yang rentan mengalami selulit.
2. Hidrasi
Memenuhi kebutuhan cairan harian sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh dan kesehatan kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung memiliki elastisitas dan tekstur yang lebih optimal sehingga tampak lebih halus.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hidrasi yang cukup dapat memberikan manfaat yang serupa dengan penggunaan pelembap. Meski bukti langsung mengenai pengaruh air minum terhadap selulit masih terbatas, menjaga hidrasi dipercaya dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit dan menyamarkan tampilan selulit.
3. Pola Makan Sehat
Asupan makanan bergizi berperan besar dalam menjaga kesehatan kulit. Mengonsumsi buah, sayuran, dan makanan tinggi serat membantu mencegah penumpukan lemak berlebih di bawah kulit.
Pola makan sehat juga mendukung kekuatan jaringan ikat, mengurangi peradangan, serta mencegah retensi cairan. Dengan demikian, selulit tidak semakin terlihat dan kondisi kulit dapat terjaga dengan lebih baik.
4. Menyikat Kering
Menyikat kering merupakan teknik perawatan kulit tradisional yang dilakukan dengan sikat berbulu alami pada kulit kering. Metode ini bertujuan mengangkat sel kulit mati, melancarkan sirkulasi darah, serta merangsang sistem limfatik.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menyikat kering dan teknik drainase limfatik dapat membantu memperbaiki tampilan selulit pada kondisi tertentu. Namun, efek yang dihasilkan biasanya bersifat sementara dan perlu dilakukan secara rutin untuk mempertahankan hasilnya.
5. Terapi Pijat
Pijat menjadi salah satu metode yang banyak digunakan untuk membantu menyamarkan selulit. Teknik pijat, terutama pijat drainase limfatik, dapat membantu melancarkan aliran darah dan getah bening di bawah kulit.
Dengan berkurangnya penumpukan cairan di jaringan tubuh, pembengkakan dapat mereda dan tampilan selulit terlihat lebih halus. Meski demikian, hasilnya juga bersifat sementara dan perlu dilakukan secara berkala.
6. Perawatan Kulit
Penggunaan produk perawatan kulit tertentu dapat membantu memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan. Beberapa produk diformulasikan untuk merangsang produksi kolagen sehingga kulit tampak lebih kencang.
Bahan yang umum digunakan antara lain kafein untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, minyak esensial untuk melembapkan kulit, serta retinol yang berperan dalam pembentukan kolagen. Meski tidak dapat menghilangkan selulit sepenuhnya, perawatan ini dapat membantu menyamarkan tampilannya.
7. Suplemen Kolagen
Kolagen merupakan komponen penting yang menjaga kekuatan dan elastisitas kulit. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa konsumsi suplemen kolagen dapat membantu memperbaiki tampilan kulit dan selulit.
Namun, bukti ilmiah mengenai efektivitasnya masih terbatas, dan hasilnya dapat berbeda pada setiap orang. Konsistensi serta respons tubuh masing-masing menjadi faktor penentu manfaat yang dirasakan.
8. Perawatan Medis untuk Selulit
Tersedia pula berbagai prosedur medis yang dapat membantu memperbaiki tampilan selulit secara sementara. Beberapa di antaranya meliputi terapi laser, frekuensi radio, gelombang akustik, hingga suntikan tertentu.
Prosedur ini bekerja dengan cara memecah jaringan keras, merangsang produksi kolagen, dan memperbaiki tekstur kulit. Dokter dapat merekomendasikan kombinasi metode tertentu agar hasilnya lebih optimal sesuai kondisi kulit.
9. Gaya Hidup Sehat
Meskipun selulit sulit dicegah sepenuhnya, penerapan gaya hidup sehat dapat membantu mengelolanya. Mengurangi konsumsi alkohol, menjaga berat badan tetap stabil, tidur cukup, dan berhenti merokok dapat mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh.
Kebiasaan sehat ini membantu mencegah selulit semakin terlihat dan menjaga kondisi kulit tetap optimal dalam jangka panjang.
Itulah sembilan cara mengurangi selulit pada kulit yang dapat dicoba. Dengan pendekatan yang konsisten dan realistis, tampilan selulit dapat disamarkan secara bertahap sehingga kulit terlihat lebih sehat dan terawat.