JAKARTA - Kemenangan perdana Real Madrid di musim 2025-2026 Liga Spanyol tercatat dengan cara yang cukup dramatis. Bermain di hadapan publik Santiago Bernabeu, Los Blancos sukses mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan Osasuna dengan skor 1-0. Gol tunggal Kylian Mbappe dari titik penalti menjadi pembeda dalam laga yang berjalan penuh ketegangan pada Selasa dini hari waktu Indonesia.
Kemenangan ini terasa spesial bukan hanya karena Madrid berhasil membuka perjalanan musim dengan hasil positif, tetapi juga karena kontribusi langsung dari Mbappe yang baru saja menjalani musim debutnya bersama klub raksasa Spanyol itu. Sang bintang Prancis menunjukkan mengapa kehadirannya begitu dinantikan.
Dominasi Madrid Sejak Awal
Di bawah arahan Xabi Alonso, Real Madrid tampil percaya diri sejak peluit awal dibunyikan. Strategi penguasaan bola yang menjadi ciri khas Alonso terlihat jelas dalam babak pertama. Madrid mendikte permainan dengan penguasaan bola mencapai 78 persen.
Aurelien Tchouameni sempat mengancam lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi kiper Osasuna, Sergio Herrera, masih terlalu tangguh di bawah mistar. Mbappe sendiri beberapa kali mencoba membuka peluang, termasuk melalui sepakan melengkung yang hanya meleset tipis dari gawang.
Meski dominasi mutlak, Madrid menutup babak pertama tanpa gol. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi catatan penting yang sempat membuat pendukung tuan rumah sedikit resah.
Penalti Mbappe Jadi Penentu
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua, tepatnya menit ke-51. Sebuah pergerakan cepat Mbappe membuat lini belakang Osasuna panik. Juan Cruz melakukan pelanggaran di kotak terlarang, dan wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Dengan ketenangan khasnya, Mbappe mengeksekusi penalti dengan sempurna. Herrera yang tampil gemilang sepanjang laga akhirnya harus takluk, dan Madrid unggul 1-0. Gol tersebut sontak meledakkan sorakan Bernabeu sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Madrid kini punya sosok penyerang yang bisa menentukan hasil pertandingan dalam sekejap.
Osasuna Berani Menekan
Tertinggal satu gol membuat Osasuna mulai berani keluar menyerang. Mereka melancarkan beberapa ancaman yang cukup merepotkan lini belakang Madrid. Namun, pertahanan yang dipimpin Antonio Rüdiger masih cukup solid untuk meredam setiap serangan balik tim tamu.
Meski ada beberapa momen menegangkan, terutama saat Osasuna mencoba peruntungan lewat bola mati, Madrid tetap bisa menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Awal yang Menjanjikan untuk Xabi Alonso
Selain tiga poin, laga ini juga memperlihatkan perkembangan pola permainan Madrid di bawah Alonso. Eks gelandang legendaris itu terlihat menekankan keseimbangan antara penguasaan bola dan transisi cepat. Dominasi di lini tengah terlihat jelas, meskipun penyelesaian akhir masih butuh peningkatan.
Kehadiran Mbappe sendiri memberi dimensi berbeda bagi Madrid. Ia tidak hanya menjadi target man, tetapi juga ancaman konstan dengan kecepatan dan kelincahannya. Penalti yang ia ciptakan adalah bukti betapa sulitnya menghentikan pemain 26 tahun itu tanpa melakukan pelanggaran.
Harapan Besar untuk Musim Panjang
Kemenangan tipis atas Osasuna memang bukan hasil yang terlalu mencolok, namun tetap penting sebagai fondasi awal. Dalam kompetisi sepanjang musim, memulai dengan catatan positif bisa menjadi penentu ritme tim.
Mbappe jelas masih butuh waktu untuk benar-benar menyatu dengan rekan setimnya. Namun, gol perdananya di laga kompetitif sudah menjadi sinyal kuat bahwa Madrid kini punya mesin gol baru. Para penggemar pun mulai bermimpi lebih jauh, membayangkan kombinasi Mbappe dengan bintang lain seperti Vinicius Jr., Jude Bellingham, hingga Rodrygo.
Ujian Berikutnya
Real Madrid kini mengalihkan fokus ke laga-laga berikutnya. Dengan kalender padat Liga Spanyol, tantangan yang lebih berat sudah menanti. Namun, kemenangan perdana ini setidaknya menghapus keraguan dan memberi Alonso serta timnya modal berharga untuk melangkah lebih percaya diri.
Osasuna sendiri patut diapresiasi. Meski kalah, mereka berani keluar menyerang setelah tertinggal. Perlawanan ketat dari tim papan tengah ini menunjukkan bahwa Liga Spanyol musim ini kembali menjanjikan persaingan menarik di setiap pekannya.